Diabetes Melitus Tipe 2, Gejala dan Cara Pengobatannya

Mendengar kata diabetes mungkin tidak asing bagi telinga kita. Banyak iklan atau tayanga-tayanga di televisi yang menyebutkan nama ini tapi tahukah kamu fakta-fakta dibalik penyakit diabetes ini? Apasih yang menyebabkan penyakit ini? Seberapa umumkah diabetes ini? Apa gejala-gejala yang bisa diamati?

Sebelumnya pengertian diabetes atau disebut juga dengan kencing manis menurut alodokter.com diabetes adalah penyakit yang disebabkan oleh kadar gula darah dalam tubuh melebihi batas normal. Terdapat bayak jenis diabetes salah satunya diabetes melitus tipe 2. Penyebab kadar gula darah tinggi adalah hrmon insulin yang tidak bekerja secara normal. Fungsi hormon insulin pada tubuh yaitu untuk mengikat glukosa dan memasukkan ke dalam tubuh supaya bisa diubah menjadi energi. Akibatnya glukosa menumpuk dalam tubuh tanpa diolah dan diserap yang akhirnya menyebabkan diabetes. 

Untuk penderita diabetes tipe 2 gejala penyakit diabates yang dapat dirasakan seperti pada bagian tubuh muncul warna hitam, ketika luka sangat susah untuk sembuh atau membutuhkan waktu yang sangat lama untuk dapat sembuh dengan sendirinya dibandingkan dengan waktu normal luka bisa sembuh, dan gangguan pada penglihatan. Gejala-gejala sangat baru akan terasa ketika penyakit sudah semakin parah dan pada beberapa kasus penderita baru menyadari terserang penyakit diabetes setelah terjadi komplikasi. 

Untuk itu diperlukan penanganan secepat mungkin sebelum terjadi penyakit- penyakit lain seperti kelainan kulit, sakit jantung, gangguan pendengaran, dan alzheimer. Penanganan yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga pola makan. Kendalikan asupan gula anda. Batasi konsumsi yang banyak mengandung gula, jika perlu hitung kadar gula yang dibutuhkan tubuh untuk menjadi energi agar tidak terjadinya penumpukan glukosa. Dokter akan meberikan obat untuk mengurangi gejala dan menghindari dari komplikasi. Penderita juga akan disarankan untuk menjalankan terapi insulin agar hormon insulin dapat bekerja semestinya.  Tindakan operasi akan dilakukan jika kondisi tubuh semakin parah dan memerlukan operasi untuk mengatasinya. 

Semua orang beresiko terserang penyakit diabetes. Semua tergantung dari prilaku hidup masing-masing. Umumnya penderita berumur 50 tahun ke atas dan keluarga yang mempunyai riwayat penyakit diabetes akan beresiko dua kali lebih besar untuk terserang penyakit yang sama. Walaupun penderita rata-rata sudah lansia bukan berarti remaja terhindar dari resiko ini. Remaja yang gemar mengonsumsi makanan dengan kandungan gula yang berlebihan kemungkinan bisa terserang penyakit diabetes. 

Upaya–upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala pada penderita diabetes adalah menjaga tingkat gula darah dalam tubuh kamu senormal mungkin, olaharga secara teratur dan diet khusus untuk penderita diabetes, memperhatikan konsumsi makanan yang sehat terutama yang mengandung karbohidrat, protein, serat, vitamin, mineral dan lemak baik. Hindari konsumsi makanan yang mengandung banyak garam, gula dan lemak. Kebiasaan buruk seperti merokok dan minum alkohol. Kedua kebiasaan buruk tersebut tidak hanya menyebkan diabetes tapi juga gangguan pada tubuh lainnya seperti pankreas, hati, ginjal, jantung, paru-paru dan organ tubuh penting lainnya. 

Pada penerita diabetes bagian tubuh yang perlu perhatian lebih adalah kaki. Menurut hellosehat.com kaki merupakan tempat terjadinya komplikasi diabetes. Kaki sering kali megalami mati rasa sehingga penderita tidak menyadari kaki mereka terluka. Tubuh yang terluka pada penderita diabetes sangat sulit disembuhkan. Bahkan yang ada luka makin parah, mudah terinfeksi dan berakhir pada amputasi. Untuk itu selalu periksa keadaan kaki setaip hari dengan rutin, seperti saat mau tidur periksa keadaan kaki apakah ada yang tergores atau luka. Selalu memkaia alas kaki kemananpun dan sebelum memakainya periksa dulu apakah tidak ada benda yang dapat menyebabkan luka pada kaki. 

Menjaga kaki agar selalu bersih dan tidak kering. Selalu potong kuku dan memakai lotion apabila kaki terasa kering. Apabila tumbuh kapalan atau mata ikan segera obati, perhatikan ukuran alas kaki, jangan terlalu sempit atau terlalu longgar. Hindari penggunaan botol berisi air panans atau batu panas pada kaki karena tidak akan terasa apapun pada kaki yang ada jika terjadi luka bakar penderita tidak akan merasakan apa-apa dan akibatnya akan sangat fatal. Rutin konsultasi ke dokter untuk memantau kondisi kaki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *